Konflik Di Salipolo, Bupati Pinrang Berharap Semua Pihak Menahan Diri dan Bersabar

Pinrang — Pemerintah Daerah Kabupaten Pinrang melalui Bupati Irwan Hamid  meminta Masyarakat dan pihak Perusahaan Penambang untuk menahan diri atas insiden yang terjadi di lokasi tambang pasir Desa Salipolo Kecamatan Cempa Kabupaten Pinrang, Selasa 5 November 2019

Irwan Hamid mengatakan, Pemerintah Daerah menghimbau kedua belah pihak untuk sama sama menahan diri atas insiden yang terjadi di Desa Salipolo ” Kejadian ini sebenarnya tidak perlu terjadi ” Kata dia, saat ditemui di kantor Bupati Pinrang Rabu 6 November 2019

Irwan mengatakan, sejak sebulan lalu, Pemerintah Daerah, sudah turun tangan mencari solusi yang terbaik untuk kedua belah pihak, Hanya saja kata dia permasalahan ini, tidak bisa diselesaikan seperti membalikkan telapak tangan, karena butuh proses.

Pemerintah Daerah lanjutnya, sudah mengundang pihak Perusahaan Penambang, dan tokoh tokoh masyarakat yang menolak adanya tambang pasir di Desa Salipolo untuk sama sama mencari solusi. Hanya saja, kata Irwan Hamid, Pemerintah Daerah belum sempat mempertemukan kedua belah pihak untuk duduk bersama, ” Dari segi Perijinan, Perusahaan penambang itu, memang legal, namun ada juga faktor sosial yang harus diperhatikan, maka dari itu Berikanlah kepercayaan kepada Pemerintah Daerah, untuk mencari jalan yang terbaik “. Harapnya.

Sehari Sebelumnya, Kelompok Massa yang menolak Tambang Pasir di Desa Salipolo bentrok dengan pihak Perusahaan Penambang Pasir. Akibat bentrokan itu, sejumlah warga mengalami luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Lasinrang Pinrang untuk mendapatkan perawatan.

Sumber : Bestnews.com