Gandeng BPOM, Dinkes Pinrang Beri Edukasi Bagi Pedagang Kosmetik

Inspirasi, Pinrang — Untuk memberikan edukasi kepada para pedagang jenis kosmetik di Kabupaten pinrang sekaligus melindungi konsumen dari bahaya penyebaran kosmetik ilegal, Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang bekerjasama dengan Badan pengawasan Obat dan makanan (BPOM) menggelar kegiatan Sosialisasi Penyebaran Informasi Produk Obat Tradisional dan Kosmetik.

Mengambil tempat di Aula Rumah Sakit Umum Lasinrang Pinrang, Kamis (12/7/2018) Dinas Kesehatan mengundang para pedagang kosmetik dan obat tradisional untuk mendengar secara langsung mengenai aturan produk kosmetik dan obat tradisional yang memiliki izin edar dari BPOM yang tentunya aman digunakan olah konsumen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang drg Dyah Puspita Dewi mengungkapkan pentingnya para pedagang untuk mengetahui jenis – jenis kosmetik yang legal di pasaran.

Menurut Dyah, sepanjang pengamatannya selama melakukan inspeksi ke pedagang kosmetik, masih banyak yang memperjual belikan jenis kosmetik yang tisak memiliki izin edar.

Selain kosmetik yang tidak memiliki izin edar, lanjut Dyah, seringkali tim inspeksi juga mendapati para pedagang kosmetik yang memperjual belikan kosmetik hasil racikan yang belum teruji dan belum dipastikan aman bagi para konsumen.

Olehnya itu, pihaknya merasa perlu memberikan edukasi kepada para pedagang mengenai pentingnya menjual kosmetik yang aman dan memiliki izin edar dari BPOM bukan hanya aman bagi para pedagang, yang lebih penting hak konsumen untuk mendaoatkan produk kosmetik yang aman bisa terpenuhi.

“Kami brrharap para pedagang tidak menyalahgunakan izin usaha dengan menjual kosmetik hasil racikan sendiri karena bisa berbahaya bagi konsumen selain itu, jika salah dalam meracik bisa menyebabkan kanker kulit”. Ungkap Dyah.

Dyah melanjutkan, jika memang para pedagang memiliki racikan sendiri, produk mereka bisa didaftarkan di BPOM untuk mendapatkan izin edar dengan sebelumnya dilakukan pemeriksaan bahan baku oleh BPOM agar produk aman dan bebas zat berbahaya yang bisa menyebabkan kanker (karsinogen). (*)

Insp02