3 Unit Pelayanan Publik Kabupaten Pinrang Meraih Penghargaan Nasional

INSPIRASI, Pinrang — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lasinrang, Dinas kependudukan dan catatan sipil, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pinrang Sulsel berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPAN-RB) sebagai Percontohan atau Role Model Penyelenggaraan pelayanan publik, pada acara Pemberian penghargaan kepada Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Terbaik  Kementerian/Lembaga, Pemerintah Provinsi dan Role Model  dan Workshop Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik 2017 di Jakarta (24/1/2018).

Berdasarkan release dari Humas Kemenpan RB diketahui jika Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) akan memberikan penghargaan kepada sejumlah unit kerja instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagai role model pelayanan publik. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi pelayanan publik tertentu pada 72 Kabupaten/Kota terdapat 5 pembina pelayanan publik yang masuk dalam kategori A (sangat baik).

Selain itu ada 67 unit penyelenggara pelayanan publik yang mendapatkan penghargaan dengan kategori sangat baik (A). Jumlah itu terdiri dari 14 Disdukcapil kabupaten/kota, 17 RSUD kabupaten/kota, 17 Dinas PTMTSP kab/kota, 2 DPMPTSP provinsi, 9 Polres/Ta/Tabes, 6 BPOM provinsi, dan 2 kantor pertanahan. Menurut rencana, penghargaan akan diserahkan oleh Menteri PANRB di Jakarta, Rabu (24/01).

Adapun unit pelayanan publik yang memperoleh kategori baik (B) sebanyak 120, kategori baik dengan catatan (B-) sebanyak 92, kategori cukup (C) ada 45, serta cukup dengan catatan (C-) sebanyak 30.

Bupati Pinrang Aslam Patonangi kepada Kabar Inspirasi.com, Kamis (25/1/2018) mengatakan jika penghargaan tersebut merupakan wujud tanggung jawab sekaligus pencapaian komitmen pemerintah Kabupaten Pinrang melalui unit pelayanan publik dalam memberikan layanan kepada masyarakat, “Dengan penghargaan sebagai Role Model, maka institusi pelayanan publik ini dapat menjadi tempat belajar bagi instansi lain dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan tersendiri,” ujar Aslam.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pinrang A. Pabiseangi saat dihubungi mengungkapkan jika capaian instansi yang dipimpinnya tersebut untuk yang kedua kalinya secara berturut-turut,” kami sudah meraih penghargaan sebagai Role Model Pelayanan Kependudukan dan Catatan sipil sejak tahun lalu,” ungkapnya.

Monitoring dan evaluasi kali ini merupakan kali ketiga. Pertama kali dilakuan tahun 2015, dengan mengevaluasi 57 kabupaten/kota, yang meliputi RSUD, Disdukcapil dan PTSP. Tahun berikutnya, daerah yang dievaluasi bertambah menjadi 59 kabupaten/kota, dengan unit kerja meliputi RSUD, Disdukcapil, PTSP, Puskesmas, lembaga dan Polres/Polresta/Polrestabes.

Pada tahun 2017, jumlah daerah yang dievaluasi bertambah lagi menjadi 72 kabupaten/kota. Pelaksanaan monitoroing dan evaluasi ini didasarkan Keputusan Menteri PANRB No. 21/2017 tentang Penetapan Provinsi, Kabupaten/Kota, kemenetrian/Lembaga, dan Unit Penyelenggara Pelayanan Publik sebagai Lokasi Penyelenggara Pelayanan Publik tahun 2017. (*)

Insp.01 / Biro Humas Kemenpan RB