Bank Mandiri Pinrang Menolak Pencairan Voucher Swissindo

Inspirasi, Pinrang — Ratusan warga Kabupaten Pinrang mendatangi Kantor Cabang Bank Mandiri Pinrang sambil membawa voucher human obligation atau biaya peningkatan kesejahteraan hidup (M1) dari UN Swissindo, Jumat (18/7/2017). Kedatangan mereka untuk registrasi perihal pencairan uang senilai 1.200 US Dollar atau sekitar Rp 15,6 juta kurs Rp 13 ribu.

Kedatangan sekitar 200an orang yang menamakan diri relawan UN Swissindo ini tidak diterima oleh pihak Bank Mandiri dengan alasan Bank BUMN tersebut tidak pernah ada kerjasama dengan organisasi yang namanya UN Swissindo.

Polemik ini akhirnya ditangani pihak Polres Pinrang dengan mempertemukan Nasabah UN Swissindo dan Bank Mandiri di aula Quick Wings Polres Pinrang, yang dipimpin oleh Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Ipda H. Mahdi Syam, turut hadir Kepala Cabang Bank Mandiri Pinrang Marhan dan Koordinator nasabah Swissindo Pinrang H. Anwar.

Dalan pertemuan tersebut H. Anwar Meminta Bank Mandiri untuk memberikan klarifikasi tentang acuan Hukum yang berlaku atas penolakan pencairan Voucher tersebut dan tidak memberikan pengumuman tanpa tanda tangan pimpinan Bank beserta stempel resmi Bank. Dia juga Meminta Bank Mandiri untuk melakukan pengumuman secara resmi tentang penolakannya terkait pencairan dana voucher senilai Rp. 15.000.000,-, ” kami sangat kecewa dengan penolakan pihak Bank Mandiri karena tidak diterima dengan baik pada saat ingin mengklarifikasi permasalahan tersebut,” ungkapnya.

Sementara Kepala Cabang Mandiri Pinrang Marhan sebelumnya meminta maaf jika para relawan UN Swissindo merasa kecewa dengan pelayanan di Kantor Bank Mandiri atas kasus voucher tersebut. Namun pihaknya tetap menyatakan jika Bank Mandiri tidak pernah bekerjasama dengan organisasi UN Swissindo ,’Bank Mandiri tidak akan bertanggung jawab atas informasi yang beredar di masyrakat akan pencairan Voucher tersebut,” tegasnya.

Lanjut Marhan Satgas waspada investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya telah meminta masyarakat agar mewaspadai penipuan UN Swissindo dengan berbagai modus.

Pihak Bank Mandiri lanjutnya tidak akan menambah dan mengurangi pernyataan tersebut jika dikemudian hari pihak UN Swissindo masih mempertanyakan persoalan ini, ” yang jelas jawaban Bank Mandiri tetap pada penolakan pencairan ini,” ujarnya.

Ka SPK Pokres Pinrang Ipda H. Mahdi Syam mempersilahkan pihak manapun untuk mengadukan ke pihak berwajib jika merasa ada yang dirugikan dan melanggar hukum,” Kepolisian Polres Pinrang siap menerima dan memproses sesuai hukum yang berlaku jika ada yang melapor,”tandasnya. (*)

Insp. 02